Pelangi di Malam Hari

Pelangi di Malam Hari

by Vidi Aldiano

Apa saja yang membuatmu bahagia
Telah ku lakukan untukmu
Demi mengharapkan cintamu

Kini ku bagai menanti
Datangnya pelangi
Di malam hari yang sepi

Ku sadari yang telah ku lakukan
Membuat hatimu terpenjara
Dan tak kuasa ku membukanya
Walau seluruh dayaku ingin bersamamu
Kunci hatimu patah tak terganti

Reff :
Cinta tak harus memiliki
Tak harus menyakiti
Cintaku tak harus mati
Oh cinta
Tak harus bersama
Tak harus menyentuhmu
Membiarkan dirimu dalam bahagia
Walau tak disampingku
Itu ketulusan cintaku

SEKELUMIT PERJALANAN CINTA

–17 Mei 2009

hari sabtu kemarin, aq pergi ke kantor, karena ada tugas untuk membuat report per 4 hari sekali, mau gak mau harus masuk.
aq menyelesaikan smua kerjaan itu sampe jam 5 sore, kemudian aq menelpon orang yang ku sayangi dengan sepenuh hati untuk menemaniku membeli buku ke gramedia..
Setelah sholat maghrib di kantor, aq meluncur ke tempat tujuan..

Pas di gramedia, kita janjian ketemuan.. tapi, gak ku sangka saja.. dy malah menelpon seseorang dari pertama kali datang sampe dy ku anterin pulang,
gmn gak sakit rasa hati ini, di cuekin kayak g2, seperti dianggap kyk patung saja..
Yaa apapun itu, mungkin harus kuterima.. Padahal waktu itu aq mau ngomong klo aq suka ma dy.. tapi apa daya smua itu gak berhasil..

Meskipun dy telah minta maav, walaupun lewat sms.. tapi hati ini masih gak bisa ikhlas untuk nrimanya..
Dalam hatiku berbicara : Apakah lebih penting antara orang yang di telpon dengan orang yang ada di depannya?.. klo yang ditelpon keluarganya c, aq ok ok aja..
tapi kyknya bukan keluarga nya yang di telpon..

Apakah aq bisa bertahan dengan cinta tulus ku..
Emang aq pendiam,, karena hatiku lah yang bicara.. aq bukan asal membual saja..
..

–23 Mei 2009

hari ini aq ada kuliah algoritma dan struktur data 2, karena dah janji ma temen untuk beli jeans ma jaket di blok M, mpas selesai kuliah kami berdua langsung ke blok-M,
pas di blok M tiba2 ku pengen nelpon dy *gak tau knpa (apakah ini sebuah tanda besar nantinya ), berikut conversation antara aq sama dy :
aq : lagi di mana?
dy : di festival jajanan bango,
aq : sndirian? ku jg ada di daerah sana. *kebetulan blok m ma senayan jaraknya dekat..
dy : ma temen2, tapi sekarang mereka dah pulang smua.
aq : loh, km gak pulang?
dy : lagi nunggu temen?
aq : ya udah aq tak ke sana ya.. pengen gabung ma km..
dy : silahkan, tapi jangan sendirian, nanti kesannya gmn g2..
aq : oke.. aq ngajak temenku jg kok..
setelah itu aq ma temenku ke festival jajanan bango, sulit banget cuy nyari tempat parkir buat sepeda motor..
setelah berkeliling di sana, akhirnya ketemu juga tempat parkirnya..
Akhirnya ku hubungi si dy    lokasinya skrang di mana..

eh akhirnya ketemu juga anaknya.. * meskipun ku diam2 ke dekatnya..
aq berdiam lama di belakangnya, dy gak sadar klo aq dibelakangnya..
aq berdiam lama, karena aq gak mau mengganggu kesenangannya ma orang yang di cintainya..
hmm.. aq di belakangnya cm senyum-senyum aja..

hingga pada akhirnya aq temui dy, dan aq bilang, “aq mau makan dulu ma temenku”
setelah itu, aq ma temenku langsung pulang.. dan aq cm berpamitan lewat sms dngn si dy, mungkin hatiku masih kacau.

–24 Mei 2009

malam kemarin, aq hanya tidur beberapa jam, karena pikiran ini masih pusing dibuatnya..
tapi setelah ku pikir-pikir, mungkin aq harus rela melepaskannya dan cm menjadi sahabat aja..
dan akhirnya aq sms anaknya untuk ngajak makan siang bareng, tapi sms ku telat karena dy udah makan..

jadi aq ajak si dy untuk makan malam bareng di tempat yang cukup bagus lah..
tapi mulutku bisu dan hatiku kacau untuk bisa mengatakan keputusan yang tadi malam aq buat..
ya udahlah.. kita cm makan dan ngobrol biasa saja..

setelah selesai makan, aq anterin dy pulang,
*oia sebelumnya aq jg menyiapkan bunga lily warna putih sebagai tanda ci***ku terhadapnya..
*bunga ini ku taruh di laci meja depan di rmhnya  sbgai kejutan, *karena aq gak bisa nahan emosi klo bunga ini aq serahkan langsung ke anaknya.

setelah dy sampe rumah, aq langsung ke kantor, karena pada saat itu ada kerjaan kantor yang harus di monitoring.
Setelah sampe kantor–>nyalakan komputer–>
lalu ku sms di dy “klo aq memberi bunga kepadanya”

kejadian yang kupikirkan selama ini benar2 terjadi
–> status YMnya langsung berubah “jangan berharap cinta dariku” *kurang lebih begitu bunyinya

aq langsung sms dy.. dan ngungkapin klo aq merelakannya bersama seseorang yang ia cintai..
dan ssat itu juga kita jadi temenan aja.. bisa juga sebagai kakak adik saja..

tapi hatiku masih cinta ma dy..

ITULAH SEKELUMIT PERJALANAN CINTAKU YANG GAK PERNAH TERCAPAI
by someone

IMAJINER DOA

*IMAJINER DOA
 oleh:/ Ratih Sanggarwati/

Doa yang kupanjatkan ketika aku masih gadis:*
“Ya Allah beri aku calon suami yang baik, yang sholeh. Beri aku  suami  yang dapat kujadikan imam dalam keluargaku.” *

Doa yang kupanjatkan ketika selesai menikah:*
“Ya Allah beri aku anak yang sholeh dan sholehah, agar mereka  dapat mendoakanku ketika nanti aku mati dan menjadi salah satu  amalanku yang tidak pernah putus.”*

Doa yang kupanjatkan ketika anak-anakku lahir*:
“Ya Allah beri aku kesempatan menyekolahkan mereka di sekolah  Islami yang baik meskipun mahal, beri aku rizki untuk itu    ya  Allah….”*

Doa yang kupanjatkan ketika anak2ku sudah mulai  sekolah:*
“Ya Allah….. jadikan dia murid yang baik sehingga dia dapat  bermoral Islami, agar dia bisa khatam Al Quran pada usia  muda..”*
 
Doa yang kupanjatkan ketika anak2ku sudah beranjak  remaja:*
“Ya Allah jadikan anakku bukan pengikut arus modernisasi  yg mengkhawatirkanku.  Ya Allah aku tidak ingin ia mengumbar auratnya, karena dia  ibarat buah yang sedang ranum.”*

Doa yang kupanjatkan ketika anak2ku menjadi  dewasa:*
“Ya Allah entengkan jodohnya, berilah jodoh yang sholeh pada  mereka,  yang bibit, bebet, bobotnya baik dan sesuai setara dengan keluarga  kami.”*

Doa yang kupanjatkan ketika anakku menikah:*
“Ya Allah jangan kau putuskan tali ibu & anak ini, aku takut  kehilangan perhatiannya dan takut kehilangan dia karena dia akan ikut  suaminya.”*

Doa yang kupanjatkan ketika anakku akan  melahirkan:*
“Ya Allah mudah-mudahan cucuku lahir dengan selamat. Aku inginkan  nama  pemberianku pada cucuku, karena aku ingin memanjangkan  teritoria  wibawaku sebagai ibu dari ibunya cucuku.”*

Ketika kupanjatkan doa-doa itu, aku membayangkan Allah  tersenyum  dan berkata….. .*

      ”Engkau ingin suami yang baik dan sholeh sudahkah engkau sendiri  baik dan sholehah?
       Engkau ingin suamimu jadi imam, akankah engkau jadi makmum yang  baik?”
      “Engkau ingin anak yang sholehah, sudahkah itu ada padamu dan  pada suamimu. Jangan egois begitu…… .. masak engkau

        ingin anak  yang sholehah hanya karena engkau ingin mereka mendoakanmu. ….tentu mereka  menjadi sholehah utama

        karena-Ku, karena aturan yang mereka ikuti haruslah  aturan-Ku.”
      “Engkau ingin menyekolahkan anakmu di sekolah Islam, karena  apa?……  prestige? …….. atau….mode? …..atau engkau tidak

        mau  direpotkan  dengan mendidik Islam padanya? engkau juga harus belajar, engkau  juga harus bermoral Islami,

        engkau juga harus membaca Al Quran dan  berusaha mengkhatamkannya. “
      “Bagaimana engkau dapat menahan anakmu tidak menebarkan pesonanya  dengan mengumbar aurat, kalau engkau sebagai

        ibunya jengah untuk menutup  aurat? Sementara engkau tahu Aku wajibkan itu untuk keselamatan dan kehormatan

        umat-Ku.”
      ”Engkau bicara bibit, bebet, bobot untuk calon menantumu, seolah  engkau  tidak percaya ayat 3 & 26 suratAn Nuur

        dalam Al Quran-Ku.  Percayalah kalau anakmu adalah anak yang sholihah maka yang sepadanlah yang dia akan

        dapatkan.”
      ”Engkau hanya mengandung, melahirkan dan menyusui anakmu. Aku  yang memiliki dia saja, Aku bebaskan dia dengan

        kehendaknya. Aku  tetap mencintainya, meskipun dia berpaling dari-Ku, bahkan ketika  dia melupakan-Ku. Aku tetap

        mencintainya. .. “
      ”Anakmu adalah amanahmu, cucumu adalah amanah dari anakmu,  berilah kebebasan untuk melepaskan busur anak  

        panahnya sendiri yang menjadi   amanahnya.”*

        Lantas…… aku malu…… dengan imajinasi do’a-ku  sendiri….

        Aku malu akan tuntutanku kepada-NYA.. . …..  Maafkan aku ya Allah……*

 
        Assalamu’alaikum. . ..

        Pernahkah Anda bayangkan bila pada saat kita berdoa, kita mendengar  ini:

 
                         ”Terima kasih, Anda telah menghubungi Baitullah”.

                          ”Tekan 1 untuk ‘meminta’.

                           Tekan  2 untuk ‘mengucap syukur’.

                           Tekan 3 untuk ‘mengeluh’.
 
                           Tekan 4 untuk ‘permintaan lainnya’.”
                           Atau….

                           Bagaimana jika Malaikat memohon maaf seperti ini:

                           ”Saat ini semua malaikat sedang membantu pelanggan  lain.

                           Tetaplah sabar menunggu. Panggilan Anda akan dijawab berdasarkan  urutannya.”

                         

 Atau, bisakah Anda bayangkan bila pada saat berdoa, Anda  mendapat  respons seperti ini:

    ”Jika Anda ingin berbicara dengan Malaikat,

      Tekan 1. Dengan Malaikat Mikail,

      Tekan 2. Dengan malaikat lainnya,

      Tekan 3. Jika Anda ingin mendengar sari tilawah saat Anda  menunggu,

       Tekan 4. “Untuk jawaban pertanyaan tentang hakekat surga &  neraka,
        silahkan tunggu sampai Anda tiba di sini!!”

       Atau bisa juga Anda mendengar ini :

       ”Komputer kami menunjukkan bahwa Anda telah satu kali menelpon hari  ini.

         Silakan mencoba kembali esok hari.”

                atau…

         ”Kantor ini ditutup pada akhir minggu. Silakan menelpon kembali  hari
          Senin setelah pukul 9 pagi.”

 

 

Alhamdulillah.  …. Allah SWT mengasihi kita, Anda dapat  menelpon-Nya setiap saat!!!

 Anda hanya perlu untuk memanggilnya kapan saja dan Dia mendengar  Anda.

 Karena bila memanggil Allah, Anda tidak akan pernah mendapat nada  sibuk.

 Allah menerima setiap panggilan dan mengetahui siapa pemanggilnya  secara   pribadi.

 Ketika Anda memanggil-Nya, gunakan nomor utama  ini:  24434

                        2 : shalat Subuh
                        4 : shalat Zuhur
                        4 : shalat Ashar
                        3 : shalat Maghrib
                        4 : shalat Isya

                        Atau untuk lebih lengkapnya dan lebih banyak kemashlahatannya,  gunakan

                        nomor ini : 28443483

                         2 : shalat Subuh
                         8 : Shalat Dhuha
                         4 : shalat Zuhur
                         4 : shalat Ashar
                         3 : shalat Maghrib
                         4 : shalat Isya
                         8 : Shalat Lail (tahajjud atau lainnya)
                         3 : Shalat Witir

                         Info selengkapnya ada di Buku Telepon berjudul “Al Qur’anul Karim  &
                         Hadist Rasul”

                         Langsung hubungi, tanpa Operator tanpa Perantara, tanpa dipungut  biaya.
                         Nomor 24434 dan 28443483 ini memiliki jumlah saluran hunting yang  tak
                         terbatas dan seluruhnya buka 24 jam sehari 7 hari seminggu 365  hari setahun !!!

 

 Sebarkan informasi ini kepada orang-orang di sekeliling kita.  Mana  tahu  mungkin mereka sedang
 membutuhkannya Sabda Rasulullah S.A.W :

      ”Barang siapa hafal tujuh kalimat, ia terpandang mulia di sisi Allah  dan  Malaikat serta diampuni
       dosa-dosanya walau sebanyak buih laut”

       7 Kalimah ALLAH:

       1. Mengucap “Bismillah” pada tiap-tiap hendak melakukan  sesuatu.

       2. Mengucap ” Alhamdulillah” pada tiap-tiap selesai melakukan  sesuatu.

       3. Mengucap “Astaghfirullah” jika lidah terselip perkataan yang tidak  patut.

       4. Mengucap ” Insya-Allah” jika  merencanakan berbuat sesuatu di hari esok.

        5. Mengucap “La haula wala kuwwata illa billah” jika menghadapi  sesuatu
            tak disukai  dan tak diingini.

        6. M engucap “inna lillahi wa inna ilaihi rajiun” jika menghadapi dan menerima  musibah..

        7. Mengucap “La ilaha illa Allah Muhammad Rasulullah ” sepanjang  siang dan

            malam sehingga tak terpisah dari lidahnya…

 
                         Dari tafsir Hanafi,

                           mudah-mudahan ingat, walau lambat-lambat. …
                           mudah-mudahan selalu, walau sambil lalu…
                           mudah-mudahan jadi bisa,  karena  sudah biasa.

 
                           Sekarang anda mempunyai 2 pilihan :

                           1. Biarkan E-mail ini tetap dalam mailbox anda.

                           2. Forward E-mail ini ke sejumlah orang yang anda kenal dan  Insya-Allah
                               ridha Allah akan dianugerahkan kepada setiap orang yang Anda  kirim.

 
 Wassalaamu’alaikum.